Topologi Jaringan (31-08-2024)

Topologi Jaringan

    Topologi dalam konteks jaringan komputer adalah cara bagaimana perangkat-perangkat seperti komputer, printer, dan router dihubungkan satu sama lain. Bayangkan saja topologi itu seperti denah atau peta yang menunjukkan bagaimana jalan-jalan terhubung di suatu kota.

Jaringan peer to peer/point to point.

>Kelebihan dari topologi peer to peer adalah masing-masing perangkat atau komputer bisa menjadi penerima/pengirim.


Topologi Buss



    Topologi Buss adalah topologi yang mempunyai kabel tunggal yang masing-masing Work Station dan server saling terhubung.

>Kelebihan : Kita dapat melakukan pengembangan jaringan dan Work Station baru namun tidak diganggu Work Station lain.

>Kekurangan : Ketika kabel rusak/putus maka seluruh jaringan akan mengalami gangguan.


Topologi Ring



    Topologi Ring adalah topologi yang terbentuk ketika semua perangkat telah terhubung sehingga menyerupai cincin atau berpola lingkaran.

>Kelebihan : Tidak akan terjadi collision atau tabrakan antar data.

>Kekurangan : Jika salah satu node mengalami permasalahan, semua jaringan akan mengalami gangguan


Topologi Star


    Topologi Star adalah topologi yang maasing-masing Work Station memiliki jalur yang terhubung langsung melalui Server/HUB/Switch.

>Kelebihan : Jika salah satu Work Station mengalami gangguan maka tidak semua jaringan mengalami hal yang sama.

>Kekurangan : Membutuhkan biaya yang besar karena membutuhkan daya yang banyak.


Topologi Tree

    Topologi Tree adalah kombinasi antara topologi star dan topologi buss

>Kelebihan : Terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat dan keamanan terjamin..

>Kekurangan : Jika jaringan di atas tidak berfungsi maka jaringan di bawahnya juga tidak berfungsi.


Topologi Mesh
    Topologi Mesh adalah topologi yang dipakai ketika terdapat suatu kondisi dimana tidak adanya hubungan komunikasi yang terputus secara absolute antar node dalam sebuah jaringan komputer.

>Kelebihan : Komunikasi antar komputer lebih cepat serta keamanan yang lebih terjamin.

> Kekurangan : Memerlukan biaya yang lebih besar dalam penyediaan kabel.



Apa Itu Cisco Packet Tracer?


    Cisco Packet Tracer adalah sebuah software simulator tools. Jaringan cisco sering digunakan untuk latihan dan pembelajaran sebelum menggunakan perangkat aslinya (di dunia nyata) dan software ini dibuat langsung oleh cisco system. Disediakan gratis untuk siswa dan juga network administrator.
  • Dibuat tahun    : 1984 di Amerika
  • Perusahaan       : Cisco system
  • Pembuat           : Leonard Bosack dan Sandy K. Lenner

Apa Fungsi Dari Cisco Packet Tracer?

    Fungsinya adalah untuk merancang sebuah sistem dan juga topologi jaringan yang akan ditetapkan di dunia nyata menggunakan perangkat asli cisco, jika membuat topologi jaringan komputer tanpa menggunakan aplikasi ini akan memakan biaya yang cukup mahal.

Contoh Konfigurasi:
  • Konfigurasi IP Address
  • Konfigurasi Point to point
  • Konfigurasi Vlan
  • Konfigurasi DHCP Server
  • Konfigurasi Routing


OSI Layer

Introduction OSI Layer

    OSI Layer atau Operating System Interconnection Layer adalah kerangka kerja konseptual yang membagi fungsi komunikasi jaringan menjadi tujuh lapisan. OSI Layer menyediakan bahasa universal untuk jaringan komputer, sehingga beragam teknologi dapat berkomunikasi menggunakan aturan komunikasi atau protokol standar. OSI Layer mempunyai tujuh lapisan yang dimulai dari bawah yaitu Physical Layer, Data Link Layer, Network Layer, Transport Layer, Session Layer, Presentation Layer dan Application Layer.

OSI Layer bisa dihafalkan dengan mengganti katanya menjadi kata sehari-hari

Anak>Application
Pak>Presentation
Soleh>Session
Tidak>Transport
Nakal>Network
Dan>Data Link
Pintar>Physical

    Jika mengirim dimulai dengan Application>Physical dan jika menerima dimulai dari Physical>Application.

Fungsi dari OSI Layer adalah untuk membantu desainer memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data.


Fungsi 7 Lapisan OSI Layer

  • Lapisan pertama yaitu Physical Layer, berfungsi menentukan kecepatan, tegangan, besaran fisik dan mengalirkan bit antar perangkat. Fungsi dari layer ini mendefinisikan media transmisi jaringan, topologi jaringan, pengkabelan dan membangun arsitektur sendiri.

  • Lapisan kedua yaitu Data Link Layer, berfungsi untuk menyediakan media menggunakan MAC Address dan juga bisa melakukan proses error detection. Tugas dari layer ini adalah menentukan setiap bit data yang ada menjadi format atau yang disebut dengan frame.

  • Lapisan ketiga yaitu Network Layer, fungsi dan tugasnya membuat header untuk paket dengan informasi IP, baik IP pengirim maupun IP tujuan data.

  • Lapisan keempat yaitu Transport Layer, tugasnya memecah data menjadi beberapa paket data, yang dimana setiap paket data diberi nomor urut. Transport Layer juga menyediakan transfer yang transparan dan reliable.

  • Lapisan kelima yaitu Session Layer, berfungsi memisahkan data dalam berbagai aplikasi. Tugasnya adalah mendefinisikan sebuah koneksi untuk dapat dibuat, dikelola dan juga dikembangkan.

  • Lapisan keenam Presentation Layer, merupakan protocol yang berfungsi mentranslasikan format data yang ingin ditransmisikan melalui sebuah jaringan. Data akan terenkripsi dan deskripsi oleh sistem.

  • Lapisan ketujuh atau lapisan terakhir adalah Application Layer, yaitu lapisan yang menjadi pusat interaksi antara pengguna dan aplikasi yang bekerja sebagai fungsi sebuah jaringan. Fungsi lain yaitu melakukan konfigurasi tentang cara aplikasi bekerja menggunakan sumber daya jaringan.


Contoh Penerapan OSI LAYER :

Physical Layer
  • Repeater
  • Hub
  • TDR

Data Link Layer
  • Switch

Network Layer
  • Switch

Transport Layer 
  • Protocol TCP
  • Ping

Session Layer
  • PPTP

Presentation Layer
  • JPG
  • Deskripsi
  • Enkripsi

Application Layer
  • YT
  • Chrome
  • HTTP

Tugas KITS (Cisco Packet Tracer)











Sekian dari saya, mohon maaf bila ada salah dalam penulisan. Terimakasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instalasi pnet lab dan menambahkan image mikrotik kedalamnya

Penggunaan Action Add Src to Address List 2

Firewall Filter Skenario 1